Wifianto, Shatrio Raihan (2025) PEMBERIAN NUTRISI ENTERAL METODE INTERMITTEN FEEDING TERHADAP VOLUME RESIDU LAMBUNG PADA PASIEN KRITIS DI RUANG ICU RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2025. Other thesis, POLTEKKES KEMENKES JAMBI.
Cover.pdf
Download (166kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (240kB)
Abstrak.pdf
Download (302kB)
Cover.pdf
Download (204kB)
Halaman Pengesahan.pdf
Download (399kB)
Abstrak.pdf
Download (248kB)
Kata Pengantar.pdf
Download (255kB)
BAB 1.pdf
Download (270kB)
BAB 2.pdf
Download (521kB)
BAB 3.pdf
Download (349kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (302kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (130kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (202kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (659kB)
Abstract
Pemberian nutrisi enteral merupakan metode utama pemenuhan kebutuhan gizi pada pasien kritis di ruang Intensive Care Unit (ICU). Salah satu metode yang digunakan adalah intermitten feeding, yaitu pemberian nutrisi dengan interval waktu tertentu. Volume residu lambung merupakan indikator penting dalam menilai toleransi pasien terhadap nutrisi enteral. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode intermitten feeding terhadap volume residu lambung pada pasien kritis di ruang ICU RSUD Raden Mattaher Jambi tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif, dimana subyek studi kasus dilakukan 2 orang Pasien kritis yang dirawat di ruang ICU RSUD Raden Mattaher Jambi dan menerima nutrisi enteral dengan metode intermitten feeding. Fokus studi kasus ini adalah Pemberian Nutrisi Enteral Metode Intermitten Feeding Terhadap Volume Residu Lambung Pada Pasien Kritis Di Ruang ICU RSUD Raden Mattaher Jambi dimana dilakukan selama 4 kali dalam 24 jam selama 1 minggu. Hasil implementasi selama 2 hari pada pasien Tn A dan Tn B. Berdasarkan hasil pemantauan, Tn A diberikan nutrisi enteral sebanyak 200 ml dengan volume residu lambung sebelum pemberian 20 ml. Tn B setelah pemberian nutrisi, volume residu mengalami perubahan menjadi 30 ml pada pemberian pertama dan 22 ml pada pemberian berikutnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasien mampu mentoleransi nutrisi enteral dengan baik karena volume residu masih dalam batas normal (<200 ml) serta terdapat kecenderungan penurunan pada pemberian berikutnya, yang menandakan adanya perbaikan toleransi gastrointestinalDiharapkan metode pemberian nutrisi enteral secara intermittent dapat dijadikan alternatif yang efektif dan aman dalam manajemen nutrisi pasien kritis di ICU
| Item Type: | KTI, Skripsi, Tesis, Disertasi (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nutrisi enteral, intermitten feeding, volume residu lambung, pasien kritis |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Shatrio Raihan Wifianto |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 06:56 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 06:56 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjambi.ac.id/id/eprint/1389 |
Download Statistics
Download Statistics