GAMBARAN SANITASI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS (ISPA)PADA BALITA DI RT.35 WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAAL MERAH I KOTA JAMBI

Downloads

Downloads per month over past year

Kartini, Bella (2025) GAMBARAN SANITASI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS (ISPA)PADA BALITA DI RT.35 WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAAL MERAH I KOTA JAMBI. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES JAMBI.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

Download (161kB)
[thumbnail of PENGESAHAN.pdf] Text
PENGESAHAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[thumbnail of abstrsk.pdf] Text
abstrsk.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf

Download (114kB)
[thumbnail of bab 2.pdf] Text
bab 2.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (158kB)
[thumbnail of bab v.pdf] Text
bab v.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[thumbnail of bab 6.pdf] Text
bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (131kB)
[thumbnail of dapus.pdf] Text
dapus.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) masih menjadi masalah
kesehatan utama pada balita di Indonesia, termasuk di Kota Jambi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jambi tahun 2024, Puskesmas Paal
Merah I mencatat jumlah kasus ISPA pada balita cukup tinggi, dengan RT.35
sebagai wilayah dengan angka kunjungan terbanyak. Kondisi fisik rumah yang
tidak memenuhi syarat kesehatan diduga berperan penting dalam tingginya
kasus ISPA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sanitasi fisik
rumah dengan kejadian ISPA pada balita di RT.35 Wilayah Kerja Puskesmas
Paal Merah I Kota Jambi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga
Juni 2025 dengan menggunakan metode deskriptif dan instrumen checklist.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar rumah tidak memenuhi
syarat kesehatan lingkungan, yaitu ventilasi yang tidak memenuhi syarat
(66,2%), kepadatan hunian tinggi (74,1%), dinding rumah tidak memenuhi
syarat (51,9%), serta lantai rumah tidak memenuhi syarat (77,9%). Temuan ini
menegaskan bahwa kondisi fisik rumah yang buruk menjadi faktor risiko
terjadinya ISPA pada balita.
Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kondisi fisik rumah yang
tidak sehat menjadi faktor penting dalam tingginya kasus ISPA pada balita.
Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan kondisi fisik rumah melalui
peningkatan ventilasi, pengaturan kepadatan hunian, perbaikan lantai dan
dinding rumah, serta edukasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan
rumah yang sehat dan aman bagi balita.
Kata kunci: Infeksi Saluran Pernafasan Atas, balita, sanitasi fisik rumah,
ventilasi, kepadatan hunian
Daftar bacaan: 29 (2000-2024)

Item Type: KTI, Skripsi, Tesis, Disertasi (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Infeksi Saluran Pernafasan Atas, balita, sanitasi fisik rumah, ventilasi, kepadatan hunian
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > D3 sanitasi
Depositing User: ⁠BELLA KARTINI
Date Deposited: 23 Dec 2025 06:47
Last Modified: 23 Dec 2025 06:47
URI: http://eprints.poltekkesjambi.ac.id/id/eprint/1413

Actions (login required)

View Item
View Item