KUSUMA WARDANI, KEISYA (2025) GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEBUN HANDIL KOTA JAMBI TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES JAMBI.
Cover LTA Keisya.pdf
Download (30kB)
Lembar Pengesahan LTA Keisya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (317kB)
Abstrak LTA Keisya.pdf
Download (512kB)
BAB I LTA Keisya.pdf
Download (298kB)
BAB II LTA Keisya.pdf
Download (507kB)
BAB III LTA Keisya.pdf
Download (210kB)
BAB IV LTA Keisya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (213kB)
BAB V LTA Keisya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (205kB)
BAB VI LTA Keisya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (190kB)
Daftar Pustaka LTA Keisya.pdf
Download (370kB)
Lampiran LTA Keisya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kematian balita di
Indonesia, termasuk di wilayah Kota Jambi. Tingginya angka kejadian
diare pada balita khususnya di wilayah kerja Puskesmas Kebun Handil
menunjukkan perlunya perhatian terhadap peran ibu dalam pencegahan
dan penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
pengetahuan dan sikap ibu terhadap kejadian diare pada balita serta
menilai sejauh mana pemahaman dan respon ibu dalam menangani
kondisi tersebut. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada ibu yang
memiliki balita penderita diare di wilayah Kelurahan Jelutung.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan
pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh
populasi ibu yang memiliki balita penderita diare, yaitu sebanyak 31 orang.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan
wawancara, lalu dianalisis secara deskriptif untuk melihat distribusi
frekuensi tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap kejadian diare.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 54,8% ibu memiliki
tingkat pengetahuan tinggi tentang diare pada balita, sedangkan 45,2%
tergolong rendah. Dari segi sikap, 51,6% ibu menunjukkan sikap positif
dalam pencegahan dan penanganan diare, sementara 48,4% masih
memiliki sikap negatif. Masih terdapat kekeliruan pada pemahaman gejala
dehidrasi, pentingnya pemberian ASI, serta waktu yang tepat membawa
anak ke fasilitas kesehatan.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun
sebagian besar ibu memiliki pengetahuan tinggi, namun sikap terhadap
penanganan diare masih belum sepenuhnya baik. Diperlukan upaya
peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan yang lebih intensif dan
berkelanjutan, terutama melalui posyandu dan kunjungan rumah. Peneliti
merekomendasikan agar Puskesmas Kebun Handil memperkuat
pendekatan personal dalam edukasi kepada ibu balita guna menekan
angka kejadian diare dan meningkatkan pemahaman serta respon cepat
terhadap kondisi tersebut.
| Item Type: | KTI, Skripsi, Tesis, Disertasi (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Diare, Pengetahuan, Sikap, Balita. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > D3 sanitasi |
| Depositing User: | KEISYA KUSUMA WARDANI |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 00:42 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 00:42 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjambi.ac.id/id/eprint/1296 |
Download Statistics
Download Statistics