Ayudya Rahma, Friska (2025) ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS PADA NY N DENGAN PUTING SUSU TERBENAM DI TPMB METHA ELI YANTI TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES JAMBI.
cover lta friska.pdf
Download (43kB)
Halaman persetujuan, Pengesahan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (695kB)
abstrak lta friska.pdf
Download (119kB)
BAB I LTA FRISKA FIX..pdf
Download (142kB)
BAB II LTA FRISKA REVISI.pdf
Download (507kB)
bab 3 lta friska.pdf
Download (60kB)
bab 4 lta friska.pdf
Restricted to Registered users only
Download (180kB)
BAB V LTA FRISKA BISSMILLAH..pdf
Restricted to Registered users only
Download (179kB)
BAB VI LTA FRISKA BISSMILLAH..pdf
Restricted to Registered users only
Download (275kB)
daftar pustaka lta friska.pdf
Download (75kB)
lampiran lta friska (2).pdf
Restricted to Registered users only
Download (623kB)
Abstract
Masa nifas merupakan periode penting pasca persalinan yang sering disertai masalah laktasi, salah satunya puting susu terbenam. Kondisi ini dapat menghambat produksi ASI, meningkatkan risiko bendungan ASI hingga mastitis, sehingga memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan kebidanan masa nifas pada Ny. N dengan puting susu terbenam menggunakan metode spuit berdasarkan manajemen kebidanan tujuh langkah Varney. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan subjek Ny. N, seorang ibu nifas berusia 25 tahun dengan puting susu terbenam. Asuhan dilakukan di TPMB Metha Eli Yanti Kota Jambi pada bulan Februari–Agustus 2025 dengan 6 kali kunjungan. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi, dokumentasi status pasien, dan intervensi langsung berupa penggunaan spuit 10–20 cc, perawatan payudara, konseling gizi, mobilisasi dini, serta pendidikan kesehatan.
Pada kunjungan awal ASI keluar sedikit dan ibu merasa cemas. Setelah intervensi dengan spuit secara rutin, disertai perawatan payudara dan konseling, terjadi peningkatan produksi ASI mulai hari ke-4, bayi menyusu kuat dan tenang, serta frekuensi menyusui mencapai ≥10 kali per hari. Ibu juga mampu melakukan perawatan mandiri dengan dukungan keluarga.
Asuhan kebidanan dengan teknik spuit efektif membantu mengatasi masalah puting susu terbenam pada ibu nifas, meningkatkan produksi ASI, dan mendukung keberhasilan menyusui. Disarankan untuk meningkatkan mutu pelayanan kebidanan dengan memberikan intervensi yang tepat pada kasus puting susu terbenam, termasuk penerapan metode spuit, serta melakukan edukasi kepada ibu dan keluarga mengenai perawatan payudara dan pentingnya pemberian ASI eksklusif. Diharapkan ibu dapat terus melaksanakan perawatan puting susu terbenam dengan spuit secara rutin, menjaga kebersihan payudara, memperhatikan nutrisi, istirahat cukup, dan tetap semangat dalam memberikan ASI eksklusif. Keluarga juga diharapkan berperan aktif dalam memberikan dukungan fisik maupun emosional.
| Item Type: | KTI, Skripsi, Tesis, Disertasi (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daftar Bacaan : (2007-2024) |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D3 KEBIDANAN |
| Depositing User: | FRISKA AYUDYA RAHMA |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 01:32 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 01:32 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjambi.ac.id/id/eprint/1277 |
Download Statistics
Download Statistics