ANGGARANI, VELLIA (2025) EFEKTIVITAS KONSUMSI PISANG AMBON DAN PISANG KEPOK UNTUK MENGURANGI FREKUENSI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI RSAL DR. MIDIYATO SURATNI TANJUNG PINANG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES JAMBI.
1 cover vellia.pdf
Download (27kB)
2 Pengesahan Velia.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
ABSTRAC.pdf
Download (82kB)
BAB I velia.pdf
Download (130kB)
BAB II v.pdf
Download (205kB)
BAB III v.pdf
Download (46kB)
BAB IV v.pdf
Restricted to Registered users only
Download (109kB)
BAB V v.pdf
Restricted to Registered users only
Download (168kB)
BAB VI .pdf
Restricted to Registered users only
Download (159kB)
BAB VII v.pdf
Restricted to Registered users only
Download (96kB)
DAFTAR PUSTAKA v.pdf
Download (102kB)
LAMPIRAN V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (490kB)
Abstract
Emesis gravidarum merupakan keluhan mual muntah yang sering dialami ibu
hamil trimester I dan dapat memengaruhi status gizi serta kesehatan ibu dan janin.
Pemberian intervensi nonfarmakologis berupa buah pisang diyakini dapat
menurunkan frekuensi emesis gravidarum. Berdasarkan data kohort RSAL Dr.
Midiyato Suratni jumlah ibu hamil tahun 2024 sebanyak 237 orang dan pada bulan
Januari-Maret 2025 tercatat sebanyak 97 orang ibu hamil trimester I yang melakukan
kunjungan ke Poli KIA, 54 orang dengan prevelensi 55,7% dilaporkan mengalami
gejala emesis gravidarum dengan tingkat keluhan yang bervariasi, mulai dari ringan
hingga sedang
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas konsumsi pisang ambon dan
pisang kapok untuk mengurangi frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil
trimester I di RSAL Dr. Midiyato Suratni Tanjung Pinang tahun 2025. Desain
penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan pendekatan. Sampel
sebanyak two group pretest and posttest pada 54 ibu hamil trimester I dipilih dengan
teknik total sampling, dibagi menjadi dua kelompok masing-masing 27 responden.
Intervensi berupa konsumsi pisang ambon dan pisang kepok sebanyak 100 gram
sehari sekali selama 7 hari. Frekuensi emesis gravidarum diukur sebelum dan
sesudah intervensi menggunakan kuesioner Pregnancy-Unique Quantification Of
Emesis/Nausea (PUQE), kemudian pengolahan data secara analisis univariabel dan
analisis bivariabele dengan menggunakan uji statistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pisang ambon dan pisang
kepok efektif menurunkan frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.
Pada kelompok pisang ambon, frekuensi rata-rata menurun dari 8,67 menjadi 4,85,
sedangkan pada kelompok pisang kepok dari 8,89 menjadi 5,70. Berdasarkan uji
paired-samples t-test dan uji wilcoxon nilai p-value pada kedua intervensi adalah
0,000, artinya pemberian pisang ambon dan pisang kepok pada ibu hamil trimester I
terbukti efeketif. Berdasarkan Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan
antara kedua kelompok (p = 0,008), dengan pisang ambon lebih efektif dibanding
pisang kepok.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian pisang ambon dan
pisang kepok sama-sama efektif menurunkan frekuensi emesis gravidarum pada ibu
hamil trimester I, dengan pisang ambon menunjukkan efektivitas lebih tinggi.
Intervensi ini dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis yang aman dan mudah
diakses untuk mengatasi emesis gravidarum pada kehamilan awal.
| Item Type: | KTI, Skripsi, Tesis, Disertasi (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Emesis gravidarum, ibu hamil trimester I, pisang ambon, pisang kepok, intervensi nonfarmakologis, frekuensi mual muntah. |
| Subjects: | Nursing > Keperawatan Maternitas |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D4 KEBIDANAN |
| Depositing User: | VELLIA ANGGARANI |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 01:32 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 01:32 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjambi.ac.id/id/eprint/1276 |
Download Statistics
Download Statistics