ZAHRA, LUTHFIAH (2025) PENGARUH KETEBALAN LIMBAH CANGKANG TELUR BEBEK UNTUK MENINGKATKAN PH PADA LIMBAH CAIR TAHU. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES JAMBI.
1 Cover.pdf
Download (65kB)
2 Halaman Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (144kB)
3 Abstrak.pdf
Download (195kB)
BAB I.pdf
Download (158kB)
BAB II.pdf
Download (236kB)
BAB II.pdf
Download (236kB)
BAB III.pdf
Download (318kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (172kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (136kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (146kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Limbah cair yang dihasilkan dari proses produksi tahu umumnya dibuang tanpa melalui tahapan pengolahan terlebih dahulu. Kondisi ini menyebabkan limbah tersebut memiliki tingkat keasaman (pH) yang sangat rendah, sehingga berpotensi mencemari lingkungan perairan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pH limbah cair tahu adalah melalui metode filtrasi menggunakan media cangkang telur bebek, yang mengandung senyawa kalsium karbonat (CaCO₃).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi ketebalan media cangkang telur bebek (20 cm, 25 cm, dan 30 cm) terhadap peningkatan pH limbah cair tahu.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel limbah diambil dari industri tahu di Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak sembilan kali ulangan. Proses filtrasi dilakukan selama 45 menit, dengan pengukuran pH sebelum dan sesudah perlakuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pH setelah perlakuan pada ketebalan 20 cm adalah 4,4; pada ketebalan 25 cm sebesar 4,5; dan pada ketebalan 30 cm sebesar 4,7. Uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p > 0,05), meskipun terdapat perbedaan peningkatan pH seiring bertambahnya ketebalan media.
Dapat disimpulkan bahwa media cangkang telur bebek mampu meningkatkan pH limbah cair tahu, namun belum mencapai standar baku mutu (pH 6–9). Ketebalan 30 cm merupakan perlakuan paling efektif. Dari penelitian yang dilakukan maka saran dari penulis yaitu, disarankan menggunakan ketebalan lebih dari 30 cm, menambahkan bahan media lain, atau memperpanjang waktu kontak filtrasi agar pH yang dihasilkan dapat memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Selain itu, pemanfaatan limbah cangkang telur bebek sebagai media filtrasi berpotensi menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan dalam pengolahan limbah cair.
| Item Type: | KTI, Skripsi, Tesis, Disertasi (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | limbah cair tahu, pH, cangkang telur bebek, ketebalan media, filtrasi |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > D4 Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | LUTHFIAH ZAHRA |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 09:12 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 09:12 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjambi.ac.id/id/eprint/1354 |
Download Statistics
Download Statistics