FEBRIYANA, RAHMAWATI (2025) EFEKTIVITAS LIMBAH KULIT PINANG (Areca Catechu) SEBAGAI MEDIA SARING DENGAN MEMANFAATKAN ADSORPSI DALAM MENURUNKAN KADAR Fe (BESI) PADA AIR. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES JAMBI.
1 Cover.pdf
Download (14kB)
2 PENGESAHAN SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (41kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (9kB)
BAB I.pdf
Download (320kB)
BAB II.pdf
Download (437kB)
BAB III.pdf
Download (287kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (98kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (249kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (113kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Air bersih yang dibutuhkan manusia adalah air bersih yang berkualitas termasuk
Fe (besi). Jika Fe (besi) tinggi dapat menimbulkan gangguan kesehatan, oleh sebab itu
perlu dikendalikan. Salah satu metode pengolahan air yang potensial menggunakan
bahan alami dengan proses adsorpsi, seperti limbah kulit pinang. Kulit pinang
mengandung selulosa yang dapat mengurangi Fe. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kemampuan media adsorben limbah kulit pinang dan efektivitas variasi
ketebalan 10 cm, 20 cm, dan 30 cm dalam menurunkan Fe pada air.
Penelitian eksperimen ini menggunakan desain Pre-test Post-test Only Desain
dengan ketebalan adsorben 10 cm, 20 cm, dan 30 cm, dengan masing-masing 9 kali
pengulangan pada setiap ketebalan dan lama waktu selama 15 menit. Data
dikumpulkan untuk menjawab hipotesis adanya penurunan kadar Fe dan efektivitas
menggunakan media adsorben limbah kulit pinang.
Hasil penelitian menunjukkan: Adsorben limbah kulit pinang dengan ketebalan
10 cm, 20 cm, 30 cm mampu menurunkan Fe sesudah perlakuan. Uji T menunjukkan
bahwa adanya perbedaan pada masing-masing perlakuan. Pada ketebalan 10 cm,
penurunan sebesar 2,57 mg/L (25,71%), ketebalan 20 cm sebesar 7,09 mg/L (64,02%),
dan ketebalan 30 cm sebesar 7,79 mg/L (73,28%).
Kesimpulan menjukkan bahwa limbah kulit pinang ketebalan 10 cm, 20 cm, dan
30 cm mampu menurunkan kadar Fe pada air dengan ketebalan yang paling efektif 30
cm. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk menambah kombinasi media adsorben
serta waktu kontak yang lebih panjang agar mencapai kadar Fe sesuai baku mutu (<0,2
mg/L).
Kata kunci: Limbah Kulit Pinang, Adsorben, Fe (besi)
Daftar Pustaka: 18 (Tahun 2017-2024)
| Item Type: | KTI, Skripsi, Tesis, Disertasi (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Limbah Kulit Pinang, Adsorben, Fe (besi) |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QK Botany R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > D4 Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | RAHMAWATI FEBRIYANA |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 06:31 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 06:31 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjambi.ac.id/id/eprint/1332 |
Download Statistics
Download Statistics