ABELIA, ATILA (2025) HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA MUDUNG DARAT WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP JAMBI KECIL KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2025. Undergraduate thesis, POLTEKKES KEMENKES JAMBI.
cover.pdf
Download (26kB)
Halaman Pengesahan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (75kB)
Abstrak.pdf
Download (175kB)
BAB I.pdf
Download (194kB)
BAB II.pdf
Download (108kB)
BAB III.pdf
Download (202kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (202kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (56kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (89kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Mudung Darat Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Jambi Kecil Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2025
Atila Abelia¹, Suhermanto ², Supriadi ³
XIV + 65 Halaman, 19 Tabel, 4 Gambar, 10 Lampiran
⁴Atila Abelia
⁵Suhermanto,S.KM.,M.Sc
⁶Supriadi, S.Pd., M.Sc
Stunting merupakan salah satu tantangan serius dalam pembangunan kesehatan di Indonesia, Stunting tidak hanya disebabkan oleh asupan gizi yang tidak mencukupi, tetapi juga disebabkan oleh faktor tidak langsung yaitu tidak ada pelayanan kesehatan,pendidikan sosial budaya dan sanitasi lingkungan, Berdasarkan data dari Puskesmas Rawat Inap Jambi Kecil, Desa Mudung Darat masih tinggi angka kejadian stunting pada balita dengan Faktor lingkungan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara seperti akses air bersih, sarana jamban, sarana pengelolaan sampah dan sarana pembuangan air limbah (SPAL) terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Jambi Kecil, Desa Mudung Darat tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 54 ibu yang memiliki anak balita dan dipilih secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi, dengan analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara akses air bersih dengan kejadian stunting (p=0,023),sarana jambandengan kejadian stunting (p=0,016),dan sarana pembuangan air limbah dengan kejadian stunting (p=0,013).namun pada sarana pengelolaan sampah tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting (p=1000).
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya hubungan yang signifikan antara akses air bersih,sarana jamban,dan sarana pembuangan air limbah dengan kejadian stunting. Diperlukan upaya peningkatan akses air bersih, kebersihan jamban, serta sarana pembunagan air limbah yang baik sebagai langkah preventif dalam menurunkan angka kejadianstunting.
| Item Type: | KTI, Skripsi, Tesis, Disertasi (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akses Air Bersih,Sarana Jamban, Sarana Pengelolaan Sampah, sarana pembuangan air limbah dan Kejadian Stunting |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > D4 Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | ATILA ABELIA |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 06:38 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 06:38 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjambi.ac.id/id/eprint/1322 |
Download Statistics
Download Statistics