MERDIANTI, DEVI (2025) HUBUNGAN SUMBER AIR BERSIH, PERSONAL HYGIENE DAN PHBS TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AUR DURI TAHUN 2025. Undergraduate thesis, POLTEKKES KEMENKES JAMBI.
cover.pdf
Download (15kB)
Halaman pengesahan .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
ABSTRAK.pdf
Download (150kB)
BAB 1.pdf
Download (97kB)
BAB II.pdf
Download (149kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (190kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (117kB)
BAB V .pdf
Restricted to Registered users only
Download (25kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (64kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Hubungan Sumber Air Bersih, Personal Hygiene dan PHBS terhadap Kejadian Penyakit Diare pada Balita di Wilayah Kerja
Puskesmas Aur Duri Tahun 2025
Devi Merdianti¹, Ahmad Dahlan², Susy Ariyani³
XVIII + 54 Halaman, 13 Tabel, 2 Gambar, 15 Lampiran
¹Devi Merdianti
²Ahmad Dahlan, SKM.,M.Kes
³Susy Ariyani, S.Pd.,M.Sc
Diare merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Di wilayah kerja Puskesmas Aur Duri berdasarkan surat Disposisi permasalahannya masih tinggi angka kejadian diare dengan Faktor lingkungan seperti kualitas sumber air bersih, personal hygiene ibu, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) memiliki peran penting dalam pencegahan diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sumber air bersih, personal hygiene, dan PHBS terhadap kejadian penyakit diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Aur Duri tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 73 ibu yang memiliki balita dan dipilih secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi, dengan analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sumber air bersih dengan kejadian diare (p = 0,009), personal hygiene dengan kejadian diare (p = 0,016), serta PHBS dengan kejadian diare (p = 0,003).
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya hubungan yang signifikan antara sumber air bersih, personal hygiene, dan PHBS dengan kejadian penyakit diare pada balita. Diperlukan upaya peningkatan akses air bersih, edukasi kebersihan personal, serta pembiasaan PHBS sebagai langkah preventif dalam menurunkan angka kejadian diare.
| Item Type: | KTI, Skripsi, Tesis, Disertasi (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sumber Air Bersih, Personal Hygiene, PHBS, Diare, Balita |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > D4 Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | DEVI MERDIANTI |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 06:38 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 06:38 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjambi.ac.id/id/eprint/1321 |
Download Statistics
Download Statistics